Hai, nama saya sebut saja jhon (sok gaul), jhon berasal dari
sebuah propinsi di ujung indonesia sebelah barat yang bernama Aceh, katanya sih
tanah Aceh subur bahkan eeknya luwak aja bisa tumbuh (itu semua tergantung apa
yang dia makan :D), begitulah subur tanah di tempat saya lahir, oh iya……. Ini cerita
bukan tentang tanah tempat saya lahir, tapi ini cerita ku, apa ceritamu?? Hahah
(indomie dong)
Hari itu,
tepatnya hari selasa (itupun kalau tidak salah :D) jam menunjuk 5.30 WIB itu tandanya waktunya shalat subuh,
oh iya… sebelum itu saya disini tinggal sendiri jauh dari orang tua yaitu KOS,
di karekan saya sedang menempuh pendidikan di sebuah universitas kebanggaan
rakyat Aceh yaitu UNSYIAH, saya sudah semester 8 (delapan) dimana di semister
ini di hantui oleh Skripsi, banyak Mahasiswa/I yang gagal bunuh diri disini
(itu menurut dongeng bangun tidur :D), oke bro kita lanjut ketopiknya dulu ya,
hhehee,! Setelah shalat kebiasaan anak kos yaitu tidur lagi menunggu siang
menjelang (adegan ini jangan di tiru), begitu siang sudah tiba mari melanjutkan
aktifitas mengejar mimpi yang sejak tadi menari di pikiran yaitu Nasi, hahaha
(bangun karena sudah lapar sob) saya langsung bergegas mencuci muka dan sikat
gigi “mandi koboy saja” hehehe dikarekan warung di komplek kos saya agak jauh
jadi solusinya ya naik motor untuk keluar, dan sayapun bergegas memasin motor,
tak sengaja mendengar makhluk memanggil nama indah saya,hehehe sebut saja nama
dia ucok,
Ucok : jhon…… jhon…..
Jhon : iya… iya…. Kenapa cok?
Ucok : mau kemana kamu?
Jhon : mau beli nasi, tapi sebelum itu mau manasin motor
dulu, kenapa cok?
Ucok : wah kebetulan, tunggu bentar ya,
Jhon : iya,
Ucok masuk kedalam kamarnya, dalam pikiran saya pasti dia
mau mengambil duit untuk nitip nasi juga, 5 menit kemudian ucok keluar dari
kamarnya.
Ucok : ne jhon,
Dia membawa kayu yang di peluk olehnya, kayupun bukan
sedikit tapi cukup untuk memasak air tu..
Jhon : ko kayu cok? Buat apaan,?
Ucok : nah tadi kamu sediri yang bilang kalau mau manasin
motor, kebetulan saya banyak bawa pulang kayu kemaren dari kampus, banyak kursi
yang rusak.
“ucok ini adalah orang yang sangat suka mengoleksi
barang-barang rusak”
Jhon : wah parah banget bego’mu cok, bukan itu maksud saya,
saya piker tadi……
Ucok : piker apa jhon?
Jhon : udah ah dah laper amat aku ni, apa lagi di tambah
melihatmuka mu cok, hahahaha
Saya meninggalkan ucok dikos dan langsung menuju warung, di
dalam perjalanan kea rah warung, saya melihat bidadari, eh salah maksudnya
perempuan yang saya cari selama ini, heheheh (maklum jomblo udah dari lahir)
tanpa sengaja saya memandangnya sangat lama sedangkan motor ku terus melaju
dengan kecepatan 40km/jam, leherkupun berputar seperti burung hantu dan terus
melihat perempuan tersebut, tanpa sadar saya sudah menabrak serang nenek yang
baru berumur 23 tahun (kenapa saya menyebut nenek sedangkan umurnya masih muda,
itu semua karena gigi sudah pada rontok) dan nenek tersebut terbanting dan
bersalto-sato di jalan (hebatkan jatuhnya) Alhamdulillah saya tidak jatuh dan
tidak kenapa-kenapa, sayapun turun dari motor dan langsung menghampiri nenek
tersebut dan masyarakatpun berlari kearah nenek muda tersebut, semua orang
mengangkatnya ke rumah terdekat yang ada di TKP (macam polisi saja), dan saya
sangat bersyukur nenek muda tidak kenapa-kenapa Cuma sedikit tergores di lutut
kanannya, sayapun langsung berlari mengambil obat di rumah tersebut, disitu ada
ada nenek beneran (gak boong lho) yang sangat latah, nenek tersebut menyuruh
saya.
Nenek : ambil saus cepet,
Jhon : lho kok saus nek? Sekalian saya ambil kecap ya?
Nenek : pakek cuka dikit ya…
Jhon : pedes gak nek??
Nenek : dikit ja, ehhhhh buat pa tu semua (sinenek baru
sadar :D) obat di ambil,
Jhon : ohhh jhon piker mau buat indomie ditu nek,, hahahah
Tidak lama kemudian nenek mudapun bangkit dari tempatnya
(iihhhhhh serem, macam di kuburan saja) sayapun seraya meminta maaf kepada
nenek muda karena sudah menabrak dia, dan kamipun berpisah di depan pintu rumah
yang sudah menyelamatkan nenek muda, (romantisnya :D), sayapun melanjutkan
perjalanan kewarung dan mencari nasi yang sudah lama saya cari, hehehe
Singkat
cerita sayapun sampai di tempat yang saya tuju, karena perut sudah berperang
sayapun langsung memesan nasi yang saya mimpikan selama hari itu,
Jhon : buk nasi 1 pakek ikan bakar + kuah daging bebek,
Ibuk warung : oke sip bro,
Jhon : wowwww siibuk makin gaul saja,
Ibuk warung : ciusss?
Jhon : jihahhh makin lebay ja .
Ibuk warung : sering baca tweet mantan,,
GAGAL
MOVE ON.
SEKIAN DULU YA, NGANTUK SAYA….






0 comments:
Post a Comment